Home » commentaries

Indonesia is the World Champion

16 July 2006 1 views No Comment

No, it’s not in the already passed World Cup nor the Miss Universe Pageant which has yet to come. It’s about something physical and all of Indonesian winners were male. Oh, don’t get excited, ladies… I don’t think they have have six pack muscles. Well, perhaps they do, but I haven’t checked. Would be really great if they do :)

The truth is… in contrast to the fate of Math Olympiad team, Yohanes Surya, the chief of Indonesian team participating in the International Physics Olympiads in Singapore reported that Indonesia has successfully got four gold medals and one silver. In addition to that, Jonathan Pradana Mailoa, one of five Indonesian contestants, was awarded as the Absolute Winner for making the highest score in this competition, and led Indonesia to be the World Champion.

Should be noted that this effort was not initiated by the government, the Ministry of National Education. The whole arrangement was handled by TOFI. Oh, then sure now we know why the physics team was successful! Ooops!!

Well, what should I say about this success vis-a-vis the visa-scandal? Clearly only one actor missing from the success. No, not dukun!! Yeah, you-know-who.
Anyway…

Congratulations Indonesian Physics Team!! Thanks to Yohanes Surya, Jonathan, Pangus, Irwan, Andy and Firmansyah! You are all Mr. Universe! Let’s get physics-al!!

No Comment »

  • myr said:

    they are honorable. org2 gini yg bs diandelin utk develop bangsa/ negara. bukan seperti yg cuma bisa mejeng doang spt miss apa itu kemarin? ;)

    ngomong2 soal miss2 itu, kl menang pun ngga bikin human development maju. paling masuk sektor mejeng/ modelling/ sinetron/ anggota DPR..

    poor country.

    mer: . myrfa, dikau emang putri kritikus sejati… sinis abis!

    [Reply]

  • wicak said:

    weleh, jadi sering baca blog si mer. tapi emang bangga sih baca berita yg satu ini. herannya, tadi di siaran berita, di perlihatkan para siswa jagoan ini pada saat mereka keluar dari bandara Soekarno Hatta. Trus photo-op dgn membawa spanduk “Gold for Indonesia”. Did anyone notice ada logo depdikbud di spanduknya? kecil, di pojok kanan atas. weleh.. i guess they deserve *some* credit for… umm…. apa ya?
    anyone? anyone at all? bueller ?

    mer: for “memberi restu” ???…….:p

    [Reply]

  • masindi said:

    you have not heard about the Slovenia fiasco? Departemen Pendidikan too lazy to process the visas for the 6 students early in advance!

    mer: I did write about it… see my previous posting.  

    [Reply]

  • Nurul said:

    Bangganya kita membaca berita ini, dan sedih kalau tahu bahwa para juara ini kemudian tidak mendapatkan perhatian sama sekali dari pemerintah dan dunia pendidikan khususnya. Beberapa tahun yang lalu saya baca salah satu peraih medali Olimpiade (saya lupa persisnya tahun berapa) tidak diterima di universitas manapun di Indonesia karena pas UMPTN dia masih berjuang di Olimpiade tersebut. Masak universitas-universitas kita nggak ada yang mau ngasih beasiswa ke dia? Ujung-ujungnya dia mendapat tawaran beasiswa di Malaysia dan Singapura. Sedih sekali bacanya.

    Salam kenal Mbak Mer, I really enjoy reading your blog. It’s both funny and inspiring.

    mer: semoga para pemenang yg skrg mendapat perhatian lebih. salam kenal juga.  “funny and inspiring”?..wow, what a compliment! you make me feel good about my blogging activities. thank you so much!

    [Reply]

  • Nona Lena said:

    aku menang (yah, gak juara 1-nya sihh..) tapi gak masuk sektor mejeng/ modelling/ sinetron/ anggota DPR lho Mbak Myrfa.. :) Prestasi Indonesia di Olympiade Fisika memang selalu membanggakan.. salute!!!

    mer: .. Len, perhaps yo shouldn’t take Myrfa’s critic personally. but I’ll let you discuss with Myrfa here… 

    [Reply]

  • warded said:

    Tai kucing deh…
    Kalau kalian bangga dengan hasil perlombaan fisika, itu sudah oke. Tapi jangan sindir-sindir prestasi orang lain di modelling atau apapun itu. Itukan BODAT. Orang bisa aja berprestasi di dunia yang digelutin. Banyak cara untuk berprestasi tapi hargai dong professi orang. Dasar pada stupid semua. Gaya pake Inggris tapi cara berpikir tidak seperti orang yang menggunakannya. Pikirkan sekali lagi ya STUPID!!!!

    [Reply]

  • war_death! said:

    Saudara Warded, justru disitulah masalahnya.

    Kalau kontes Miss Indonesia itu diakui sbg kontes MODELLING, tak akan ada masalah!

    Tetapi rupanya lomba yg anda bela tsb mengklaim beauty brain and behaviour (ehmm… Anda, kira-kira, ngerti nggak artinya?). Tentu itu malah besar.

    Cukup mudah dipahami bukan?

    [Reply]

  • war_death! said:

    …. malah besar.

    Maksudnya: masalah besar.

    [Reply]

  • warded said:

    war_death, kau tidak tau apa yang kau bicarakan. bahasamu tidak jelas dan aku yakin kau sendiri tidak mengerti bahasamu itu. sudahlah, apa yang ingin saya sampaikan dalam forum ini, cobalah kita tidak mencampuri urusan orang lain. kalau kita memuji, silahkan tapi jangan mencoba mencemooh prestasi orang lain. sebelum mencemooh, cobalah instropeksi diri, kamu boleh apa dan sudah menghasilkan apa? Ok… peace…

    [Reply]

  • war_death! said:

    Warded,
    Saya tak perlu menanggapinya lebih lanjut. Saya kira cukup banyak orang yg tak sulit memahami hal-hal sepele spt itu. (bhw, masih ada saja yg gak paham-paham, maklumi saja lah!) Trims.

    [Reply]

  • vida said:

    YEAH….
    kita emang pantas menang kok. kita emang punya anak2 jenius. cuma butuh penanganan doang. moga2 aja kita masih bisa terus berkembang sesuai yang kita harapkan. amiinn…

    [Reply]

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

*